Rayakan 25 Tahun, Nutricia Dedikasikan Diri Untuk Bantu Atasi Masalah Gizi Berlebih
2 Mei 2013

Lebih dari satu abad lalu dan untuk pertama kalinya di dunia, Martinus dan Jan Van Der Hagen memproduksi “kindermilk” berdasarkan hasil riset Prof. Backhous dari Jerman mengenai gizi optimal bagi anak – anak. Inilah cikal bakal PT Nutricia Indonesia Sejahtera yang hadir di Indonesia pada tahun 1987 dan keberadaannya didedikasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi tepat bagi ibu dan anak Indonesia.

Sepanjang perjalanannya di dunia maupun di Indonesia, Nutricia selalu menjalankan satu misi yakni memastikan tingkat kehidupan yang lebih baik untuk generasi kini dan akan datang melalui pemberian gizi yang lebih baik sejak awal kehidupan (Early Life Nutrition = ELN). ELN terbukti secara ilmiah dapat mempengaruhi tingkat kesehatan, kecerdasan dan ekonomi seseorang di kemudian hari.

“Nutricia terus berevolusi dalam mewujudkan misi itu. Beberapa waktu yang lalu, kami meluncurkan pelayanan “24/7 Careline” yang penting dalam memberikan pendampingan ahli kepada orang tua pada setiap tahap kehamilan dan tumbuh kembang anak. Careline adalah layanan yang penting dan khas dari Nutriclub dan Bebeclub yang memberikan kemudahan akses informasi dan dukungan secara personal bagi para orang tua, kapanpun dan dimanapun, baik melalui telepon bebas pulsa maupun online,” tegas Ditmar Koster, Presiden Direktur PT NIS.

Sejak didirikan, Nutricia senantiasa melayani dan menyumbangkan pemahaman dan keahlian untuk mempelopori berbagai macam terobosan dalam bidang gizi anak. Seluruh pelayanan, pengetahuan dan keahlian Nutricia dilakukan dengan berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan di Indonesia dalam mengatasi beban gizi ganda (double burden of nutrition) yang saat ini mengancam.

Tantangan double burden of nutrition ini sudah sepatutnya diatasi bersama dengan perencanaan pemberian gizi tepat untuk anak semenjak 1.000 hari pertama kehidupannya hingga usia dua tahun. Perencanaan gizi ini penting dilakukan oleh para orang tua karena dapat memberikan dampak pada pembentukan landasan kesehatan serta kesejahteraan masa depan anak.

“Prevalensi anak dengan berat badan kurang (wasting) dan pendek (stunting) di Indonesia sudah menunjukkan tren penurunan, namun angka kelebihan berat badan (over weight) meningkat. Anak dengan overweight akan memiliki kecenderungan untuk menjadi ‘obese’ di kemudian hari. Obesitas ikut mendorong berbagai masalah kesehatan di kemudian hari. Saat ini tercatat tiga penyakit tidak menular utama yang menyebabkan kematian di Indonesia adalah stroke (26,9 persen), hipertensi (12,3 persen) dan diabetes (10,2 persen),” sambung Prof. Dr. Hardinsyah, MS, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia. “Karena itu investasi gizi pada semua tahap kehidupan, terutama di 1,000 hari pertama kehidupan, yaitu pada ibu hamil, ibu menyusui dan anak baduta, sangat krusial untuk mewujudkan anak, keluarga dan bangsa yang sehat, cerdas dan kuat,” tegas Prof. Hardinsyah. Saat ini Indonesia merupakan negara dengan penderita diabetes tertinggi ke-empat di dunia dan apabila tidak ditanggulangi, diperkirakan mencapai 21,3 juta orang Indonesia di tahun 2030.

“Peningkatan kesejahteraan mengakibatkan adanya perubahan gaya hidup di kota-kota besar. Apabila peningkatan gaya hidup ini tidak diikutii dengan peningkatan pengetahuan orang tua mengenai gizi yang tepat dan seimbang dapat mengakibatkan terjadinya obesitas atau kelebihan gizi pada anak. Itulah sebabnya kami berkolaborasi dengan para ahli gizi, gizi medik, dokter spesialis anak, dokter ahli kandungan, bidan serta perawat untuk memberi edukasi gizi bagi para orang tua,” ungkap Swissanto Soerojo, Medical Director, PT NIS. “Orang tua perlu mengerti bahwa pemberian gizi yang tepat harus direncanakan sejak awal, bahkan dari sebelum masa kehamilan, hingga anak berusia dua tahun,” lanjut Pak Swiss.

Nutricia mengutamakan ilmu pengetahuan berbasis riset dan penelitian, produk berkualitas tinggi dan selalu memastikan untuk merekrut dan mengembangkan potensi karyawan yang memiliki nilai – nilai sama dalam mendukung tercapainya misi Perusahaan.

Unduh versi dokumen:

[PRESS RELEASE] Nutricia Celebrates 25th Anniversary, Dedicated to Overcome Overnutrition Challenge